Anggota DPRA Aceh,T.Heri SuhadiASPIRATIF.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Fraksi Partai Aceh, T. Heri Suhadi, atau yang akrab disapa Abu Heri, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Satuan Tugas (Satgas) Galapana DPR RI.
Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, atas inisiasi pembentukan Satgas Pemulihan Pasca Bencana tersebut.
Menurut Abu Heri, kehadiran Satgas Galapana telah membawa perubahan peta koordinasi yang sangat signifikan di lapangan, terutama dalam menciptakan sinergitas lintas kementerian dan lembaga.
Abu Heri menilai bahwa sebelum adanya Satgas ini, pemulihan bencana sering kali terkendala oleh sekat-sekat birokrasi. Namun, kehadiran Galapana berhasil menyatukan pola penanganan antara pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat kabupaten/kota.
“Sejak Satgas DPR RI ini dibentuk, koordinasi antar-lini menjadi jauh lebih solid. Ego sektoral yang kerap menjadi hambatan kini mulai terkikis, berganti dengan semangat saling dukung,” ujar Abu Heri.
Ia menambahkan bahwa Galapana memiliki akses langsung untuk mengawasi dan memberikan perintah ke penanggung jawab (PIC) di tiap kementerian, sehingga sinkronisasi berjalan sangat efektif.
Salah satu bukti nyata yang disoroti adalah kecepatan Satgas dalam mengatasi hambatan distribusi material Hunian Sementara (Huntara).
Abu Heri menceritakan pengalaman di mana pengiriman material bangunan dari luar Aceh terancam molor berhari-hari jika hanya mengandalkan jalur darat.
“Jika dibawa dengan truk, barang akan tertahan lama di jalan, padahal kebutuhan masyarakat sangat mendesak. Begitu dikoordinasikan dengan Satgas DPR, karena Galapana melapor langsung ke Presiden, solusinya langsung keluar hari itu juga,” tegasnya.
Kecepatan eksekusi ini, menurut Abu Heri, juga didukung oleh peran aktif perwakilan Satgas DPR, TA Khalid, yang bergerak cepat membangun komunikasi strategis dengan pihak TNI. Melalui kerja sama ini, hambatan logistik yang bersifat ekstrem berhasil dipangkas demi kepentingan rakyat.
Menutup pernyataannya, Abu Heri berharap pola kerja yang responsif, taktis, dan kolaboratif ini dapat terus dipertahankan.
Ia ingin memastikan masyarakat Aceh yang terdampak bencana selalu mendapatkan bantuan tercepat tanpa harus tersandera oleh kendala teknis dan birokrasi yang kaku.
“Kita harapkan juga Huntara bisa cepat selesai dibangun, sehingga warga sudah tidak ada lagi di tenda-tenda begitu Ramadhan tiba,” tutupnya. []
Tidak ada komentar