Zulkarnain Terpilih Aklamasi, Hibahkan Rp100 Juta Untuk KONI Abdya

Redaksi
8 Jan 2026 20:14
Daerah News 0 73
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terpilih, Zulkarnain hibahkan uang sebesar Rp 100 juta untuk membantu kelancaran organisasi, pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Musorkablub KONI Abdya tahun 2025 di gedung Arena Motel, Blangpidie, Kamis, 8 Januari 2026.

Bukan tanpa dasar, Om Zul (sapaan akrab Zulkarnain) menghibahkan uang pribadinya untuk organisasi olahraga besar itu, lantaran, ia kini menjadi leader atas kepercayaan pengurus cabang olahraga di Abdya untuk menahkodai KONI Abdya 2026-2030, serta dana operasional organisasi telah diperuntukkan mengikuti Pra PORA tahun 2025 lalu.

“Mungkin tahun ini kita akan mengikuti event pora, maka dari itu saya berharap kepada seluruh cabor yang lolos pora agar mempersiapkan diri agar nanti bisa meraih prestasi gemilang sehingga nama kabupaten Abdya semakin harum di dunia olahraga,” katanya.

Om Zul mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari 23 cabang olahraga (Cabor) aktif di Abdya, sehingga Zulkarnain menang secara aklamasi dalam musyawarah yang dilaksanakan hari ini. Sedangkan 1 Cabor dinyatakan tidak aktif dan tidak dapat memberi rekomendasi dukungan kepada calon.

Ketua umum KONI Abdya terpilih Zulkarnain, mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus cabang olahraga (Pengcab) yang sudah memberikan dukungan kepada dirinya sehingga terpilih secara aklamasi pada Musorkablub KONI Abdya tahun 2026.

“Melalui Musorkablub ini saya juga ingin mengajak seluruh pengcab agar terus menjaga kekompakan, sehingga harapan kita semua dalam meraih prestasi di dunia olahraga bisa tercapai,” kata Zulkarnain pada penyampaian visi-misi.

Pada kesempatan itu, Ketua PKB Abdya tersebut juga menegaskan bahwa ia tidak akan mengambil insentif dan juga biaya perjalanan selama menjabat sebagai Ketua Umum KONI Abdya 2026-2030, sebab, menurutnya di organisasi olahraga bukan wadah mencari keuntungan materi bagi setiap pengurus.

“Jadi, kedepan jika pengurus sudah terbentuk boleh merancang semua anggaran, namun saya sampaikan kalau ketua tidak akan pernah mengambil insentif dan uang perjalanan selama menjabat sebagai ketua KONI,” tegasnya.[TF]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x