Umrah Bupati Mirwan dan Desakan Penetapan Bencana Nasional

Redaksi
8 Des 2025 08:35
2 menit membaca

Sejak banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh,Sumatera Utara dan Sumatera Barat,pemerintah pusat mendapat tekanan dari daerah supaya menetapakn banjir Sumatera menjadi bencana Nasional.

Hal tersebut dapat dilihat dari pemberitaan media lokal dan komentar di media sosial yang meminta agar pemerintah pusat segera menetapkan status bencana Nasional di Sumatera termasuk Aceh.

Namun, pemberitaan terkait desakan penetapan bencana Nasional seakan hilang begitu saja dengan pemberitaan Bupati Aceh Selatan berangkat umrah. Apakah ini hanya kebetulan, atau pengalihan isu agar desakan penetapan status bencana Nasional tidak di suarakan.

Hampir semua media nasional menayangkan pemberitaan Bupati Aceh Selatan berangkat umrah dengan narasi Aceh Selatan terdampak parah dan  Bupati Mirwan tidak bertanggung jawab terhadap masyarakatnya.

Padahal Aceh Selatan tidak separah daerah lain seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara,Aceh Tengah, Bener Meriah, Langsa, Bireun dan Pidie Jaya.

Aceh Selatan hanya dilanda banjir kiriman sungai Lae Soraya yang terjadi setiap tahun yang penanganannya harus dibangun kanal dan normalisasi sungai.

Tidak hanya itu, penanganan untuk korban banjir yang berada di pengungsian berjalan maksimal. Bupati Mirwan pun turun langsung menyalurkan bantuan sebelum berangkat umrah. Begitupun, saat ini warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.

Kita sepakat secara etika keberangkatan Bupati Mirwan umrah tidak tepat waktunya, secara administrasi tanpa ada izin keluar negeri,dan konsekwensinya Bupati Mirwan akan menerima sanksi dari Kementerian Dalam Negeri.

Biarlah Bupati Mirwan menyelesaikan masalah yang dihadapinya saat ini.Diberhentikan sementara atau selamanya,itu tergantung peraturan dan undang-undang yang mengaturnya.

Dengan tidak ada nya penetapan banjir dan longsor khusus nya Aceh menjadi bencana nasional,bagi pemerintah pusat satu fase sudah  terlewati.

Padahal secara kasat mata bisa kita lihat dampak banjir dan longsor perlu penangnan yang begitu ekstra agar  normal kembali baik dari semua sektor.

Mari bersama kita bantu saudara kita dengan tagline “warga bantu warga” agar penanganan banjir di Aceh dapat selesai cepat dan pulih kembali.[Red]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x