Dandim dan Wakil Bupati Serta Anggota DPRK, Turun Langsung Tangani Longsor di Aceh Selatan, Alat Berat Dikerahkan

2 menit membaca View : 3
Redaksi
Daerah, News - 25 Okt 2026

ASPIRATIF – Respons cepat penanganan bencana dilakukan di ruas jalan lintas Kluet Utara–Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (25/10) , menyusul longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari.

Material longsor yang menutupi badan jalan sempat menghambat akses transportasi dan aktivitas masyarakat.

Komandan Kodim (Dandim) 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., bersama Wakil Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis, SE, dan anggota DPRK Aceh Selatan Idrus TM serta Kalaksa BPBD Aceh Selatan, Muspika Kluet Utara turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi sekaligus memastikan proses penanganan berjalan cepat.

Dalam upaya mempercepat pembersihan, alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan material longsor yang menutupi badan jalan.

Selain itu, mobil pemadam kebakaran TNI AD dan BPBD turut diterjunkan untuk membantu membersihkan sisa lumpur serta material yang menghambat akses.

Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino Lubis, mengatakan bahwa penanganan dilakukan secara bersama-sama agar akses jalan segera kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.

“Begitu terjadi bencana, kita harus bergerak cepat dan bersinergi untuk mengatasi dampaknya. Prioritas kita adalah membersihkan material longsor, memulihkan akses transportasi, serta memastikan keselamatan masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada mengingat cuaca masih berpotensi memicu bencana susulan,” ujar Dandim.

Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah Aceh Selatan sejak malam tidak hanya memicu longsor, tetapi juga menyebabkan banjir di beberapa lokasi. Kondisi tersebut mendorong unsur TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Berdasarkan laporan Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0107/Aceh Selatan, banjir yang terjadi di sejumlah lokasi dilaporkan telah surut. Meski demikian, hujan yang masih berlangsung membuat potensi banjir maupun longsor susulan tetap perlu diwaspadai, terutama di wilayah rawan bencana.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintasi jalur perbukitan dan kawasan rawan longsor, serta tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi jalan belum aman. Warga juga diminta mengikuti arahan petugas dan segera melaporkan apabila ditemukan tanda-tanda bencana.

Sinergi TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan unsur terkait diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi pascabencana, sekaligus meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan masyarakat di tengah cuaca yang belum membaik.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *