Begini Kata T Sukandi Tentang Sejarah Lahirnya CDOB Provinsi ABAS 

3 menit membaca View : 3
Redaksi
Daerah, News - 25 Okt 2026

ASPIRATIF – Dewan Pembina Komite Pelaksana Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan (KP3 ABAS),T. Sukandi menyampaikan Selayang Pandang Sejarah Lahirnya Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Provinsi ABAS dalam acara Pengukuhan 1.000 Pengurus KP3 ABAS Pusat dan 6 Kabupaten di Komplek Adam Cafee Meulaboh, Jumat (24/10/).

Dalam pidatonya, mantan anggota DPRK Aceh Selatan itu menguraikan,secara runut akar historis lahirnya Provinsi ABAS yang tidak terlepas dari sejarah ketatanegaraan Republik Indonesia.

“Untuk memahami ABAS, kita harus kembali ke akar Republik ini,” ujar Sukandi di hadapan ribuan pengurus.

Ia menjelaskan, pada 17 Agustus 1945 diproklamirkan Kemerdekaan Negara Indonesia, sehari kemudian pada 18 Agustus 1945 UUD 1945 ditetapkan sebagai konstitusi negara.

Selanjutnya, pada 19 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menetapkan 8 Provinsi, pertama di Indonesia, yaitu: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda Kecil, Borneo (Kalimantan), Sulawesi, Maluku dan Sumatra.

Dari Provinsi Sumatra inilah kemudian lahir Aceh.

“Pada tahun 1956, Sumatra memekarkan Aceh menjadi provinsi. Saat itu Aceh terdiri dari 1 Kota dan 7 Kabupaten, yaitu: Kota Raja (Banda Aceh), Aceh Besar, Aceh Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Barat dan Aceh Selatan. Maka dari dua nama terakhir, Aceh Barat dan Aceh Selatan disingkat menjadi ABAS. Inilah cikal bakal nama Provinsi yang kita perjuangkan hari ini,” kata Sukandi.

Dalam perjalanan sejarah, lanjut Sukandi, terjadi pemekaran berjenjang:

1.  Aceh Barat memekarkan Simeulue, Aceh Jaya dan Nagan Raya.

2.  Aceh Selatan memekarkan Aceh Singkil dan Aceh Barat Daya (Abdya).

3.  Berikutnya Kabupaten Aceh Singkil memekarkan Kota Subulussalam.

“Jadi secara historis, wilayah ABAS adalah wilayah induk yang melahirkan kabupaten-kabupaten baru. Sangat wajar jika kini wilayah induk ini menuntut menjadi provinsi sendiri,” ujarnya.

Deklarasi 2003 dan Sikap Aceh Singkil

Sukandi juga meluruskan sejarah deklarasi ABAS. Pada tahun 2003, deklarasi Provinsi ABAS CDOB dilakukan di Hotel Meuligoe Aceh Barat yang terdiri dari 7 kabupaten yakni: Aceh Barat, Simeulue, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Abdya (saat itu Subulussalam belum lahir).

Namun dinamika politik wilayah terus berkembang. Pada tahun 2008 lahir kesepakatan di Hotel Sriwijaya Jakarta, bahwa Aceh Singkil menetapkan pilihan calon provinsinya bergabung ke Aceh Leuser Antara (ALA).

“Alasannya sangat faktual dan rasional untuk peningkatan kesejahteraan. Singkil adalah satu-satunya daerah di wilayah ALA yang memiliki perairan laut, maka secara langsung Singkil akan menjadi pelabuhan laut tingkat provinsi di wilayah ALA. Ini pilihan cerdas,” jelas Sukandi.

Untuk membuktikan legitimasi tersebut, Aceh Singkil telah membentuk KP3 ALA secara resmi dengan *SK dari KP ALA Nomor 027/IX/2025 tanggal 17 September 2025.

Dengan susunan pengurus sebagai berikut:

Ketua: H. Mu’adz Vohry

Sekretaris: Wanhar Lingga

Bendahara: Abdul Brutu

Dewan Pakar:

H. Aslim Combih, DR. T. Limbong Misbah, DR. HM. Syarifuddin

Serta tidak kurang dari 200 orang pengurus lainnya hingga tingkat kecamatan yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, para akademisi dan intelektual masyarakat Kabupaten Aceh Singkil.

Di akhir pidatonya, Sukandi menyentil pihak-pihak yang mencoba mengadu domba.

“Pertanyaannya, ratusan elemen masyarakat Aceh Singkil yang tergabung dalam KP3 Aceh Singkil tidak mempersoalkan aspirasi mereka bergabung ke wilayah ALA. Tapi kenapa ada sebagian kecil, beberapa orang yang bahkan bukan masyarakat Singkil berkoar-koar di luar pagar? Sepertinya mereka kebakaran jenggot tidak menerima kenyataan bahwa Aceh Singkil telah menjadi bagian calon Provinsi ALA,” sindir Sukandi.

“Maka patut diduga misi mereka adalah untuk menggagalkan pemekaran ABAS dan ALA. Tentu pantas dinilai sikap mereka ini bagaikan sifat ‘Panglima Tibang’ (Sifat Londo Ireng),” pungkasnya yang disambut tepuk tangan meriah peserta pengukuhan KP3 ABAS.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *