Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan Kunjungi Wilayah Trumon Ray

2 menit membaca View : 7
Redaksi
Daerah, News - 17 Sep 2026

ASPIRATIF – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan, M. Najur, S.Pd., M.Pd., melaksanakan temu ramah sekaligus bimbingan teknis penerapan E-Raport bersama K3S dan para pendidik se-Wilayah Trumon Raya bertempat di SDN Panton Bili, Kecamatan Trumon,Kamis (17/9).

Rombongan Kadisdikbud beserta jajaran disambut dengan pengalungan bunga, tarian Ranup Lampuan dan tradisi Peusijuek.

Upacara adat ini diadakan khusus untuk Kepala Dinas yang baru, M. Najur, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Bidang Pembinaan SD, Bapak T. Rismarjon, S.Pd.

Turut hadir Ketua PGRI Kabupaten Aceh Selatan, Fatayudin, S.Pd., beserta pengurus, Camat Trumon, Samsul Bahri, S.IP.

Dalam laporannya, Ketua K3S Wilayah Trumon Raya, Jarnawi, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah dan perwakilan pendidik jenjang SD se-Wilayah Trumon Raya, dengan komitmen bersama untuk peningkatan mutu pendidikan.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kehadiran rombongan, berharap kunjungan ini menjadi dorongan motivasi bagi seluruh warga pendidikan di Trumon Raya untuk memajukan layanan pendidikan di wilayahnya.

Sementara itu,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan M.Najur,S.Pd,M.Pd dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas penyambutan yang luar biasa dan penuh kekeluargaan.

M.NajurĀ  menegaskan bahwa kedatangan ini bukan sekedar kunjungan, melainkan perwujudan sinergi antara Dinas dan satuan pendidikan.

Lebih lanjut, dia mengajak seluruh unsur pendidik untuk menegakkan kedisiplinan sebagai fondasi utama kemajuan. Tanpa kedisiplinan, mustahil tercapai peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.

Selain itu,M.Najur juga mengajak Kepala Sekolah dan para guru untuk membangun kolaborasi yang erat dengan Disdikbud dalam merumuskan langkah strategis bagi kemajuan pendidikan di masa mendatang.

Begitupun, kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab berlangsung secara terbuka, di mana peserta menyampaikan sejumlah aspirasi strategis, antara lain,perlunya pemantauan langsung ke satuan pendidikan untuk meninjau pelaksanaan proses pembelajaran;

Kemudian,perjuangan penataan data pendidik agar seluruh tenaga pengajar dapat terakomodasi dalam sistem Dapodik;

Selanjutnya,prioritas penanganan sekolah yang memerlukan pembangunan, rehabilitasi, serta pemenuhan sarana prasarana pendidikan melalui program Revitalisasi Sekolah.

Kepala Dinas menerima seluruh masukan tersebut dan menyatakan komitmen untuk merumuskan solusi yang tepat dan terukur guna penyelesaian permasalahan secara optimal dan berkelanjutan.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *