Tingkatkan Layanan, Anggota DPRK Minta Dinkes Percepat Proses BLUD Puskesmas di Kabupaten Aceh Selatan

Redaksi
4 Apr 2026 16:07
News Parlemen 0 63
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID — Anggota DPRK Aceh Selatan Ir Alja Yusnadi,S.TP,M.Si meminta Dinas Kesehatan agar mempercepat proses Puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan politisi Partai Gerindra ini saat dikonfirmasi Aspiratif Id, Sabtu (04/04/2026). Menurutnya, jika tidak segera di buat BLUD akan menggangu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ada beberapa yang hanya memiliki satu dokter ASN,hal ini menyebabkan pelayanan lumpuh, seperti Puskesmas Ladang Tuha Kecamatan Pasie Raja, hanya memiliki satu orang dokter yang berstatus ASN,” kata Alja Yusnadi.

banner 350x350

Lebih lanjut, Sekretaris Komisi II DPRK Aceh Selatan itu menjelaskan, masalah tersebut sering dilaporkan oleh masyarakat, baik melalui reses yang dilakukan belum lama ini, maupun lewat media sosial.

“Di reses kemarin, ada masyarakat yang menyampaikan keluhan terkait potensi terganggunya pelayanan kesehatan di Puskesmas jika dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang tidak berstatus ASN tidak dapat melanjutkan pelayanan,” ujarnya.

“Saya menerima laporan di beberapa Puskesmas yang ada di daerah pemilihan saya, dan saya yakin persoalan serupa juga terjadi di seluruh Aceh Selatan elatan,” sambungnya.

Lebih jauh Alja menyampaikan, salah satu solosis yang paling mungkin dilaksanakan adalah perubahan status Puskesmas menjadi BLUD.

Sebab, tenaga kesehatan yang tidak diakomodir sebagai ASN dapat ditampung menjadi pegawai BLUD dan  keberadaan mereka legal tentunya dengan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktek (SIP).

“Oleh karena itu, kita minta Dinas Kesehatan sebagai leading sektor untuk terus memacu dan mempersiapkan berbagai kebutuhan, baik yang bersifat administrasi maupun substanti,”ungkap Alja Yusnadi.

“Saya kira tidak persoalan lagi, Kepala Daerah sudah menyetujui, launching pun sudah dilaksanakan, hanya tinggal pemberkasan saja, kita harap Dinkes bisa lebih fokus,” tutup Alja Yusnadi.[Red]

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x