Warga Minta Pohon di Jalan Nasional Tapaktuan Samadua Ditebang 

Admin
5 Des 2025 15:52
Daerah News 0 22
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID — Pohon berukuran besar pada ruas jalan lintas Samadua–Tapaktuan tepatnya di Dusun Sawang Bunga, Gampong Ujung Tanah, Kecamatan Samadua, dikeluhkan warga karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pasalnya, pohon yang telah lama miring ke arah badan jalan itu semakin mengkhawatirkan, terutama pada malam hari dan saat terjadi angin kencang maupun hujan deras. Jika dibiarkan, dikawatirkan akan mengancam pengendara sepeda motor yang melintas.

Salah satu warga setempat menyebutkan, bahwa kondisi pohon tersebut sudah sangat rawan. Dahan-dahan besar yang menjulang ke atas badan jalan dikhawatirkan dapat patah atau tumbang sewaktu-waktu.

“Ini sudah lama kami keluhkan. Kalau angin kencang, kami takut sekali melewati jalan ini. Apalagi kendaraan yang melintas tidak sedikit,”katanya , Jumat (5/12/2025).

Hal senada disampaikan salah satu pengguna jalan, Yuliansyah Syahputra, yang menegaskan bahwa pohon tersebut telah lama menunjukkan tanda-tanda akan tumbang.

“Pohon itu sudah miring lama. Akar sebagian sudah terangkat dan dahan besarnya bisa jatuh kapan saja. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan dari dinas terkait,” ungkap Yuliansyah.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Selatan, Teuku Masrizar, S.Hut., M.Si, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait keberadaan pohon yang membahayakan tersebut.

“Kami sudah mengetahui kondisi pohon itu. Namun saat ini crane penebangan pohon milik DLH sedang rusak, sehingga tidak bisa dioperasikan,” jelasnya.

“Selain kendala teknis, Masrizar juga mengungkapkan adanya hambatan anggaran,” sambungnya.

Begitupun, meski terdapat keterbatasan, pihaknya berjanji akan segera membawa persoalan ini kepada Bupati Aceh Selatan untuk mendapatkan instruksi lanjutan agar penanganan dapat diprioritaskan.

“Permasalahan ini akan kami laporkan kepada Bupati Aceh Selatan sebagai Kepala Daerah agar ada dukungan dan arahan lebih lanjut,” tegas Masrizar.

Warga berharap penanganan dapat segera dilakukan sebelum pohon tersebut benar-benar tumbang dan menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan kendaraan di jalur utama penghubung Samadua–Tapaktuan itu.[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x