SMKN Sultan Daulat Tutup Giat Ramadhan 1447 H dengan Semangat Kebersihan dan Spiritualitas

Redaksi
14 Mar 2026 18:22
Daerah News 0 29
3 menit membaca

ASPIRATIF.ID – SMK Negeri Sultan Daulat Kota Subulussalam menggelar berbagai kegiatan pembelajaran bernuansa keagamaan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan murid serta melibatkan guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah hingga hari akhir pembelajaran pada hari ke 24 puasa.

Hal itu disampaikan Kepala SMK Negeri Sultan Daulat, Ajeng Solin SP kepada media ini, Sabtu (14/3/2026) yang mengatakan, bulan suci Ramadhan menjadi momentum tarbiyah untuk meningkatkan wawasan keilmuan, keimanan, serta pembentukan karakter murid dan berakhir pada hari ini dengansemangat kebersihan dan spiritualitas.

banner 350x350

Ajeng menjelaskan, kegiatan itu sesuai intruksi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP untuk melaksanakan “Tujuh Peubiasa Aceh Meuadab” melalui pembelajaran selama bulan Ramadhan 1447 H yang ditanamkan kepada peserta didik di semua satuan pendidikan menengah.

Lebih lanjut, Kepala sekolah menjelaskan, kegiatan pembelajaran pada nulan suci Ramadhan merupakan rangkaian kegiatan spiritual dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Katanya, SMK Negeri Sultan Daulat secara resmi menutup pembelajaran Ramadhan pada hari ke 24 puasa, Sabru 14 Maret 2026 yang selama ini berlangsung sejak 23 Februari 2026 ini sukses menciptakan atmosfer religius yang kental bagi seluruh murid dan para guru serta masyarakat sekitar.

Ajeng menyampaikan, bahwa pada dasarnya rangkaian pembelajaran Dinul Islam pada SMK Neheri Sultan Daulat dilaksanakan mengikuti jadwal yang telah dibuat oleh Dinas Pendidikan Aceh.

Dituturkannya, kegiatan dimulai dengan Shalat Duha berjamaah pada pukul 08.00 WIB pagi, kemudian dilanjutkan dengan tadartus beersama, lantunan ayat-ayat suci Al-Quran bergema, mempererat interaksi peserta dengan kitab suci selama bulan mulia ini.

Ajeng menyebutkan, setelah kegiatan tadarrus selesai pada pukul 10.00 WIB pagi, para murid di bagi menjadi tiga kelompok belajar.

Disebutkannya, kelompok pertama yaitu murid kelas X dan XI melanjutkan kegiatan penguatan ilmu melalui pemaparan materi.

“Tauhid dan implementasi dalam kehidupan, kajian Islam membahas Al Qur’an- Hadist Sesuai Mapel, Kajian Islam tentang zakat, kajian Islam tentang thoharah, merupakan penguatan ilmu,” ungkap Ajeng.

Selanjutnya kelompok kedua tandasnya, merupakan kelompok murid kelas XII, yang melanjutkan kegiatan pembelajaran dengan membahas soal-soal UTBK didampingi oleh guru pembimbing berfokus pembelajaran pada peningkatan literasi dan numerasi.

“Sedangkan kelompok ketiga adalah, kelompok murid kelas X dan XI yang beragama non muslim, karena di sekolah ini ada murid beragama non muslim. Para murid ini diberikan materi penguatan pada kegiatan FLS3N,” ucap Ajeng.

Lebih lanjut diungkapkannya, kegiatan ini rutin dilakukan selama pembelajaran di bulan suci Ramadhan pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu. Sementara itu pada hari Jumat, setelah kegiatan Tadarus dilanjutkan dengan kegiatan “Seumeugleh” atau kegiatan bersih-bersih.

Ajeng menyampaikan, kegiatan seumeugleh ini dilakukan pada lingkungan sekolah dan juga lingkungan masyarakat sekitar.

“Aksi bersih-bersih (seumeugleh) ini meliputi pembersihan area utama shalat, tempat wudhu-, hingga halaman masjid. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan jamaah dalam beribadah sekaligus mengamalkan nilai bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman,” imbuh Ajeng.

Ditambahkannya, kegiatan seumeugleh ini juga merupakan implementasi dari “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.”[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x