Politeknik Pelayaran Malahayati Gelar Bakti Sosial Terpadu di Desa Blang Cut, Pidie Jaya

Redaksi
30 Jan 2026 11:33
Daerah News 0 73
3 menit membaca

ASPIRATIF.ID — Sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Terpadu melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan di bidang kemaritiman dan pelayaran, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat terdampak bencana.

‎Kegiatan bakti sosial tersebut berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026, di Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Sebanyak 45 taruna dan taruni, bersama dosen, pegawai, tim tenaga kesehatan, serta tim psikolog Politeknik Pelayaran Malahayati diterjunkan langsung ke lokasi kegiatan.

‎Kegiatan dibuka oleh Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati, Ir. Andi Fiardi, S.T., M.T., CGRE, yang diwakili oleh Dr(c). Ir. Dedi Kurniawan, S.T., M.M., selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), didampingi Muhammad Azis, M.M., M.Mar.E., dengan Muhammad Yani, M.Pd sebagai Ketua Panitia Pelaksana.

‎Dalam pelaksanaannya, Politeknik Pelayaran Malahayati memberikan sosialisasi tanggap bencana kepada masyarakat setempat, mengingat Desa Blang Cut terdampak banjir selama lebih dari dua bulan sejak 26 November 2025.

‎Selain itu, dilakukan kegiatan pembersihan puing-puing dan sampah sisa banjir berupa kayu dan material lainnya di sepanjang jalan desa serta fasilitas publik, seperti meunasah, kantor keuchik, lapangan voli, dan lingkungan PAUD ARFIA.

‎Kegiatan PKM Terpadu ini juga melibatkan tim tenaga kesehatan dan tim psikolog. Layanan kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kolesterol, pemberian vitamin, serta pengobatan gratis bagi masyarakat.

Sementara itu, tim psikolog melaksanakan pendampingan ceria bagi anak-anak PAUD ARFIA guna membantu pemulihan kondisi psikologis pascabencana banjir.

‎Sebagai bentuk kepedulian sosial, Politeknik Pelayaran Malahayati menyalurkan paket sembako kepada 50 warga Desa Blang Cut serta membagikan pakaian lengkap kepada seluruh peserta kegiatan.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga sore hari, dengan seluruh peserta memperoleh fasilitas makan siang dan uang saku.

banner 350x350

Peserta kegiatan berasal dari kalangan pemuda Desa Blang Cut yang dilibatkan secara aktif dalam setiap rangkaian kegiatan.

‎Salah seorang warga Desa Blang Cut, Azhari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, bakti sosial ini sangat membantu masyarakat yang masih berupaya memulihkan kondisi lingkungan dan kehidupan pascabencana banjir.

Kehadiran Politeknik Pelayaran Malahayati dinilai memberikan semangat baru, pengetahuan, serta harapan bagi warga desa.

‎Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama antara Politeknik Pelayaran Malahayati dengan LKP ARFIA, lembaga kursus dan pelatihan yang dipimpin oleh Ari Khan.

Selaku Ketua LKP ARFIA, Ari Khan menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus berlanjut serta diperluas ke desa-desa lain di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua guna membantu meringankan beban masyarakat yang masih terdampak bencana.

‎”Diharapkan, kegiatan ini menjadi wujud nyata peran Politeknik Pelayaran Malahayati sebagai institusi vokasi maritim yang responsif, adaptif, dan solutif dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Arfia.[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x