Pelatihan Posyantek 2025, Dr. Yasar Ungkapkan Strategi Akselerasi Alih Teknologi Tepat Guna Melalui Posyantek

Admin
21 Nov 2025 07:12
Daerah News 0 41
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID — Peran teknologi tepat guna (TTG) dalam memajukan ekonomi desa kembali mendapat sorotan penting dalam Pelatihan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) 2025 yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh pada 18–20 November 2025 di Hotel Seventeen Banda Aceh.

Salah satu pemateri utama, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc., Koordinator Divisi R&D Pusat Studi Mekanisasi dan Perbengkelan Pertanian (Pusmeptan) USK, menjadi perhatian peserta melalui penyampaian materi yang menekankan urgensi akselerasi alih teknologi tepat guna di tingkat desa.

Dalam paparannya, Dr. Yasar menegaskan bahwa Posyantek memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebutuhan teknologi masyarakat dengan inovasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi maupun lembaga riset.

banner 350x350

Menurutnya, percepatan alih teknologi tepat guna harus dilakukan secara terarah dan sistematis, dimulai dari identifikasi kebutuhan teknologi masyarakat desa, pemilihan TTG yang sesuai dengan karakteristik lokal, hingga penyediaan layanan pelatihan dan pendampingan yang berkesinambungan. Ia juga menekankan pentingnya kemampuan Posyantek untuk memproduksi dan memodifikasi alat TTG secara mandiri.

Tidak hanya itu, Dr. Yasar menyampaikan bahwa keberhasilan alih teknologi tidak akan tercapai tanpa terbentuknya ekosistem kemitraan yang kuat.

Ia mendorong Posyantek untuk membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi, UMKM, serta instansi pemerintah guna mengoptimalkan pemanfaatan inovasi dan memperluas dampak teknologi di tengah masyarakat.

Pendekatan seperti ini, ujarnya, akan menjadi fondasi penting bagi penguatan ekonomi desa sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan bahan pangan lokal untuk Program Strategis Nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala DPMG Aceh, Dr. H. Iskandar, AP., S.Sos., M.Si., ini dihadiri oleh pejabat DPMG kabupaten/kota serta pengurus Posyantek se-Aceh. Selain Dr. Yasar, pelatihan juga menghadirkan narasumber lain seperti Dr. Saifullah Muhammad, ST., M.Eng (Ketua ARC Universitas Syiah Kuala) dan Dr. Saiful Badli, SE., M.Si., (Dosen Universitas Teuku Umar) serta unsur DPMG Aceh, Kemenkumham Aceh dan Disperindag Aceh.

Melalui pandangan dan rekomendasi yang ia sampaikan, pelatihan ini menegaskan kembali bahwa akselerasi alih teknologi tepat guna merupakan langkah krusial untuk memperkuat kemandirian desa, meningkatkan produktivitas masyarakat, dan memastikan kesiapan Aceh dalam mendukung pelaksanaan program MBG melalui pemanfaatan produksi lokal.[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x