Ketua dan Komisi IV DPRK Aceh Selatan Kunjungi Korban Dugaan Keracunan MBG di Pasie Raja

Redaksi
28 Feb 2026 22:33
Daerah News 0 119
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, Rema Mishul Azwa, SE., Ak., bersama anggota Komisi IV mengunjungi puluhan siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasie Raja, Sabtu (28/2/2026).

“Saya bersama dan rekan-rekan Komisi IV sengaja turun langsung melihat kondisi anak-anak kita. Yang terpenting saat ini adalah kesembuhan mereka, dan kami sudah meminta pihak rumah sakit serta Dinas Kesehatan untuk memastikan pelayanan optimal tidak ada kendala,” ujar Rema Mishul Azwa.

Lebih lanjut Rema menegaskan,bahwa insiden ini menjadi perhatian serius lembaga legislatif. Ia memastikan pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di Aceh Selatan.

banner 350x350

“Sebagai lembaga pengawas, kami akan terus mengawasi jalannya program pemerintah, termasuk MBG ini. Insiden seperti ini jangan sampai terulang lagi. Kami akan evaluasi semua aspek, mulai dari higienitas dapur produksi hingga proses distribusi ke sekolah-sekolah. Jika ditemukan kelalaian, kami akan mendorong tindakan tegas,” tegas Rema.

Sementara itu, Maiyatun, SKM, anggota Komisi IV DPRK Aceh Selatan yang membidangi kesehatan, menyoroti aspek pengawasan teknis dalam program pemberian makanan bergizi tersebut.

Ia menekankan pentingnya standar keamanan pangan yang ketat mengingat sasaran program ini adalah anak-anak usia sekolah.

“Sebagai mitra kerja Dinas Kesehatan, kami di Komisi IV akan memastikan prosedur keamanan pangan di setiap dapur produksi MBG berjalan sesuai standar. Jangan sampai niat baik memberikan gizi kepada anak-anak malah berujung petaka seperti ini. Kami akan meminta laporan detail dari Dinkes terkait hasil uji laboratorium sampel makanan,” ujar Maiyatun.

Politisi Partai Gelora yang juga Ketua DPD Partai Gelora Aceh Selatan itu menambahkan, bahwa Komisi IV akan mendorong Dinas Kesehatan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Aceh Selatan.

“Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Ke depan, pengawasan akan kita perketat, terutama terkait aspek kebersihan dan higienitas. Kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar, hingga saat kami kunjungi pesien sudah membaik dan ada yang sudah sembuh dan pulang ke rumah” pungkas Maiyatun.[RM]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x