
ASPIRATIF.ID – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr Safaruddin S Sos MSP memberhentikan sementara Musliadi dari jabatan Keuchik Pante Perak Kecamatan Susoh kabupaten setempat, pemberhentian tersebut tertuang dalam surat keputusan bupati yang ditanda tangan, Rabu 14 Januari 2026.
Surat keputusan Bupati Abdya Nomor 50 Tahun 2026 tentang pemberhentian sementara Musliadi dan menunjukkan pelaksana tugas (Plt) Keuchik Pante Perak Kecamatan Susoh kepada Ali Murtaza seorang Pegawai Negeri Sipil dilingkup Pemkab Abdya.
Berdasarkan keputusan bupati Abdya, pemberhentian sementara Musliadi dari Keuchik Pante Perak berlaku sejak surat keputusan ditandatangani dan akan berakhir pada 14 April 2026 mendatang.
Sedangkan Plt Keuchik Pante Perak, Ali Murtaza dibebankan tugas untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan gampong, memegang kekuasaan pengelolaan keuangan dan aset gampong dan menetapkan anggaran pendapatan dan belanja gampong.
Diberitakan sebelumnya, warga Gampong Pante Perak Kecamatan Susoh melakukan musyawarah bersama di Masjid Baiturrahim setempat pada Selasa malam, 13 Januari 2026.
Musyawarah bersama tersebut menghasilkan keputusan tentang pemberhentian Musliadi dari Keuchik Gampong Pante Perak, Susoh lantaran tidak diketahui keberadaan selama tiga puluh hari, sehingga terganggu administrasi dan pelaksanaan adat gampong. Dan Mendesak bupati Abdya agar memberhentikan Musliadi dari jabatan.
Ketua Tuha Peut Gampong mengatakan, musyawarah yang dilaksanakan itu sebagai bentuk menerima aspirasi masyarakat, yang selama ini tidak ada kepastian terkait pengelolaan pemerintahan gampong.
Ia juga menyebutkan, selama sebulan lebih Keuchik Gampong Pante Perak, Musliadi, tidak berada di tempat pasca bermasalah dengan hukum atas temuan penyelewengan dana desa hingga seratus juta lebih.
“Hasil audit Inspektorat, ada temuan penyelewengan dana desa seratus juta lebih. Kami selaku Tuha Peut sudah dipanggil oleh Kejaksaan untuk dimintai keterangan, begitu juga keuchik. Informasi yang kami terima, keuchik tidak pernah hadir saat di panggil. Tahu-tahu sudah kabur entah kemana,” ungkap Eri Aidil, pada, Rabu, 14 Januari 2026.[TF]
Tidak ada komentar