Puncak Haji 1446 H Usai, Apa Saja Ibadah setelah Wukuf dan Mabit ?

Redaksi
7 Jun 2025 14:06
3 menit membaca

ASPIRATIF. ID – Ratusan ribu jemaah Indonesia telah menyelesaikan tahapan puncak Ibadah Haji 1446 Hijriah. Setelah selesai wukuf dan mabit (menginap) di Muzdalifah, para jemaah haji Indonesia memasuki Fase Armuzna.

Begitu wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah selesai, para jemaah diberangkatkan secara bertahap ke Muzdalifah usai Magrib.  Kemudian saat masuk tengah malam, seluruh jamaah berangkat menuju Mina secara bertahap.

Kepala Bidang Pelindungan Jemaah yang juga Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) Harun Al Rasyid menyatakan, mabit di Muzdalifah telah selesai.

“Hari ini, kami berada di Muzdalifah, tepatnya Jumat, 10 Zulhijjah 1446 H, telah dilaksanakan mabit seluruh jemaah haji Indonesia. Pagi ini, tepatnya pukul 09.40 WAS, Muzdalifah kami nyatakan clear,” kata Harun Al Rasyid, dikutip dari laman resmi Kemenag, Jumat (6/6/2025).

“Jemaah haji Indonesia seluruhnya telah terdorong menuju Mina. Semoga keberkahan menyertai kita semua,” imbuhnya.

Setelah ibadah di Arafah, Muzdalifah dan Mina sudah selesai, apa tahapan yang akan dilalui para Jemaah haji?

Apa saja urutan ibadah setelah wukuf dan mabit?

Dilansir dari laman resmi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), ibadah haji terdiri dari 10 urutan yang harus dilakukan secara tertib. Artinya, para jemaah harus melalui tahapan-tahapan tersebut secara runut.

Apabila sudah selesai satu tahap, maka dilanjutkan ke urutan berikutnya. Setelah menjalani wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah, para jemaah haji akan melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya dengan urutan sebagai berikut:

Melontar jumrah Aqabah 

Pada tanggal 10 Dzulhijjah atau Jumat (6/6/2025), jemaah bergerak menuju Mina. Mereka akan melontar jumrah aqabah, salah satu dari tiga jumrah (tiang batu di Mina).

Dalam tahap ini, jemaah melemparkan tujuh batu kerikil ke arah jumrah aqabah.

Tindakan ini merupakan simbol melempar setan dan menolak godaan.  Ibadah ini untuk memperingati kisah Nabi Ibrahim saat menolak godaan setan.

Tahalul Awal

Setelah selesai melempar jumrah, jemaah melakukan tahalul awal atau mencukur rambut atau memotong sebagian rambut. Prosesi ini menandai berakhirnya larangan saat ihram.

Ketika sudah melewati tahalul awal, jemaah dapat melakukan hal-hal yang dilarang kecuali akad nikah atau berhubungan suami-istri.

Tawaf Ifadhah 

Pada tanggal 10 Dzulhijjah, jemaah melakukan tawaf ifadhah setelah melontar jumrah dan tahalul awal.

Tawaf ifadhah hukumnya wajib bagi jemaah haji. Ibadah ini dilakukan di Masjidil Haram, Mekkah.

Sai dari Shafa ke Marwah

Setelah melakukan tawaf ifadhah, jemaah melakukan sai dengan berlari-lari kecil sebanyak tujuh kali bolak-balik antara bukit Shafa dan Marwah.

Bukit Shafa dan Marwah sendiri berada di dalam Masjidil Haram, Mekkah.  Jemaah harus dalam keadaan suci dan masih memakai pakaian ihram ketika melakukan sai dimulai dari bukit Shafa menuju bukit Marwah.

Tahalul Kedua

Setelah selesai melakukan sai, jemaah haji masuk ke urutan tahalul kedua. Jika sampai pada tahap ini, jemaah haji telah menyelesaikan tiga ritual utama yakni melempar jumrah aqabah, tawaf ifadhah, dan sai.

Setelah mencapai tahalul kedua, jemaah haji bebas dari semua larangan ihram dan sudah diperbolehkan melakukan hubungan suami-istri.

Mabit di Mina

Jemaah kembali ke Mina untuk mabit selama beberapa hari setelah menyelesaikan tahalul kedua.

Selama bermalam di Mina, jemaah melempar ketiga jumrah yakni jumrah ula, jumrah wusta, dan jumrah aqabah setiap hari.

Masing-masing jumrah dilempari dengan tujuh lemparan batu kerikil.

Ibadah melempar jumrah ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut selama hari tasyrik yakni 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Tawaf Wada

Sebagai akhir dari ibadah haji, para jemaah melakukan tawaf wada atau tawaf perpisahan di Masjidil Haram.

Tawaf ini dilakukan sebelum jemaah haji meninggalkan Mekkah. Para jemaah mengelilingi kabah sebanyak tujuh kali sebagai tanda perpisahan dan salam kepada Baitullah.[]

Sumber : Kompas.Com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x